Kamis, 22 November 2012

Kegiatan Manusia Yang Merusak Ekosistem

Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem


Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem
            Ekosistem dikatakan seimbang jika semua komponen yang terkait berperan sesuai dengan peranan /fungsi masing-masing.  Ada berbagai ekosistem, seperti ekosistem sawah, ekosistem air tawar, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan, dan ekosistem laut.  Setiap ekosistem memiliki komponen-komponen yang menyusun ekosistem tersebut.  Setiap komponen mempunyai peran masing-masing, apabila komponen tersebut diganggu maka akan mempengaruhi keseimbangan ekosistem tersebut.  Kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem di antaranya :
1.      Penebangan dan pembakaran hutan
Hutan memiliki banyak fungsi, di antaranya sebagai pengatur suhu lingkungan, pengatur kelembapan, pengatur cadangan air, tempat berlindung dan berkembang biak hewan liar, penyedia oksigen bagi manusia dan hewan, mencegah erosi, menahan angin, dan masih banyak lagi.  Penebangan dan pembakaran hutan dapat membuat hutan menjadi gundul.  Akibat penebangan dan pembakaran hutan adalah :
a)      Punahnya berbagai jenis hewan karena tidak mempunyai tempat berlindung.
b)      Suhu lingkungan meningkat.
c)      Ketika musim hujan tiba, maka tidak ada akar-akar tumbuhan yang akan menahan jatuhnya air hujan dan menyerapnya di dalam tanah.  Akibatnya lapisan tanah bagian atas yang banyak mengandung humus akan hanyut terbawa air hujan dan menyebabkan tanah menjadi tandus.
d)     Terjadi banjir dan tanah longsor.
2.      Perburuan liar
Manusia sering memburu hewan-hewan di hutan untuk dimanfaatkan bagian-bagian tubuhnya.  Apabila perburuan itu dilakukan secara liar maka akan mempengaruhi keseimbangan ekosistem, karena hal itu akan memutus jaring-jaring makanan dihutan itu.
3.       Pembangunan industri (pabrik)
Manusia membangun pabrik untuk membuat barang-barang yang dibutuhkan.  Namun, pembuatan pabrik juga memiliki sisi negatif karena akan menghasilkan limbah pabrik.  Apabila limbah pabrik itu tidak diolah terlebih dahulu maka akan mengakibatkan polusi, baik polusi tanah, udara maupun polusi air.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar